Indonesia Bakal Bina Benteng 3.6km Untuk Kurangkan Risiko Banjir

0
48
Foto: Buletin TV3

JAKARTA: Indonesia sedang membangun sebuah benteng pasang surut sepanjang 3.6 kilometer di Semarang, Jawa Tengah, dengan biaya sekitar 386 miliar rupiah (RM111 juta).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa benteng yang terletak di Kampung Nelayan, Tambak Lorok itu dipasang untuk mengurangi dampak banjir pasang surut dalam tiga dekade mendatang.

Menurutnya, benteng yang dijadualkan selesai pada bulan Ogos itu berpotensi untuk memicu projek serupa di kawasan pantai lain yang terbuka.

Menurut pernyataan dari Sekretariat Presiden, projek tersebut saat ini telah mencapai tingkat kesiapan 85% dan diharapkan akan selesai pada bulan Agustus 2024, termasuk revitalisasi Kampung Nelayan.

Projek tersebut meliputi pembangunan tembok laut untuk area seluas 20 hektar serta pembuatan dua kolam penampungan untuk mengurangi risiko banjir, dilengkapi dengan dua rumah pompa yang mampu memompa 3×500 liter per detik masing-masing.

Dilaksanakan dalam dua tahap, inisiatif ini awalnya dimulai untuk memastikan keamanan dari gelombang kapal selama fase pertama (2016-2017).

Fasa kedua yang saat ini sedang berjalan (2022-2024) bertujuan untuk melindungi area perumahan, fasilitas sosial, dan fasilitas umum di sekitar Tambak Lorok.

Sumber: Buletin TV3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here